Peresmian LEU Mart / Sedekah Mart Syariah dan LAZNAS Dewan Da’wah

Jakarta – Tampak sebuah pemandangan yang berbeda dari Shubuh biasanya di Masjid Pesantren Husnayain Jakarta. Sholat Shubuh kali ini, dihadiri oleh ratusan jama’ah yang memadati Masjid hingga ke pekarangannya. Diimami oleh KH. M. Natsir Zein, berhasil membawa para jama’ah terlarut dalam khusyu’ ditambah dengan bacaan qunut nazilahnya yang mengharukan. Memang hari itu bukanlah hari yang biasa. Ada serentetan acara besar yang terlaksana di hari tersebut.

Sabtu, 6 Rajab 1439 H / 24 Maret 2018, terlaksanalah Pengajian Politik Islam ke 29 (PPI-29) di Pesantren Tahfizh Husnayain Jakarta. Di lanjutkan dengan deklarasi Gerakan Indonesia Shalat Shubuh atau yang lebih populer dengan GISS. Dan juga peresmian LEU Mart / Sedekah Mart Syari’ah dan Peresmian LAZNAS Dewan Dakwah.

Acara dimulai dengan tilawah Qur’an oleh Ananda Muhammad Razan Arkan yang membacakan surat Al Baqoroh 275-279 tentang hukum riba serta sari tilawahnya yang dibacakan oleh Ananda Abie Zulfikar yang sama-sama merupakan Santri kelas 2 TMI Pesantren Tahfizh Husnayain. Dilanjutkan dengan sambutan oleh Fikri Bareno (Ketua PPI), dan sambutan pimpinan umum Pesantren Husnayain KH. A. Cholil Ridwan. Kemudian sambutan oleh Bapak Wakil Gubernur yang sangat disayangkan tidak bisa hadir dalam acara tersebut, lalu digantikan oleh AKBP  Hasan Basri. Dilanjutkan lagi dengan sambutan yang sangat luar biasa menggugah semangat dari ketua persaudaraan 212 Ust. Slamet Ma’arif.

Kekecewaan para jama’ah karena absennya Bapak Wakil Gubernur dalam acara tersebut, sedikit terobati dengan hadirnya suara Imam besar ummat Islam, Habib Rizieq Syihab, yang menyampaikan tausyiahnya melalui tele converence  langsung dari Makkah. Beliau mengingatkan bahwa masjid di zaman Rasulullah tidak hanya digunakan sebagai tempat ibadah, namun juga tempat untuk mengatur strategi perang, tempat mengatur urusan negara. Itulah mengapa para khulafaur rasyidin tidak berani membangun istana, karena seluruh urusan kenegaraan di atur di dalam masjid.

Setelah mendengarkan tausyiah dari Habib Rizieq, para jama’ah seluruhnya dibai’at dengan bersama membaca deklarasi GISS yang sebelumnya telah dibagikan teksnya oleh panitia. Kemudian ditutup dengan do’a oleh KH. Abdul Rasyid Abdullah Syafi’i.

Selepas acara di dalam masjid, kini tiba pada sesi peresmian LAZNAS Dewan Da’wah yang terletak di bagian terluar dari Pesantren Husnayain. Para jama’ah berbondong-bondong keluar masjid bersama menuju peresmian LAZNAS oleh ketua Dewan Da’wah Islam Indonesia, Drs. Moh. Siddiq.  Setelah diresmikan, beliau membagikan voucher sebesar Rp. 25.000 kepada mustahiknya untuk berbelanja di LEU Mart Pesantren Husnayain.

Dari LAZNAS, kini beranjak ke peresmian LEU Mart/Sedekah Mart Syari’ah yang terletak di gedung yang sebelumnya digunakan oleh Alfamart.

Selesai dari peresmian, para jama’ah yang hadir disediakan hidangan untuk sarapan yang sebelumnya telah di sediakan oleh PT. Az Zahra sebanyak 1000 porsi plus 100 porsi untuk tamu VIP.

Alhamdulillah, seluruh rentetan acara berjalan dengan lancar atas rahmat Allah dan usaha dari para panitia dan pihak sponsor pendukung. (EL)

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *